28 February 2015

Menegur, menasihati,memberi pendapat, biar berhemah…

“Eh, Siti..aku rasa kau tak sesuai la pakai tudung warna ni…muka kau nampak tenggelam je..”
“Kau gelap…Aisha cerah…takpelah”
“Kau tak sesuai la pakai shawl..muka kau tak cantik pakai camni”
“Hari-hari aku tengok kau pakai tudung sama je…balik balik tudung tu jugak”
“Saudari takde petticoat ke? ke saje nak tunjuk? ”
“Awak takde tudung ke? ke memang malas nak pakai tudung ? ”
___________________________________________________________________
Di atas, saya berikan beberapa situasi yang mungkin sering berlaku atau jarang sekali berlaku pada anda atau sesiapa sahaja di sekeliling anda.
Apa yang anda rasa apabila membaca dialog dialog di atas? atau mungkin anda sendiri boleh bayangkan perasaan anda apabila ada seseorang yang ingin menegur anda dengan menggunakan ayat ayat di atas…
Terus confidence level anda yang menggunung jatuh merudum macam bola yang dicampak dari tempat yang sangat tinggi. Saya mengatakan seperti ini kerana ada seorang rakan pernah menegur saya yang saya tak sesuai pakai tudung warna yg macam ni…yg macam ni la…sampai saya sekarang telah kurang keyakinan untuk memakai tudung ikut warna yang saya mahu…Sangat sangat sedih kalau orang yang menegur itu adalah orang yang berlainan jantina dengan anda dan lebih-lebih lagi dia menegur anda di hadapan ramai kawan anda yang lain ! Apa perasaan anda pada saat itu? Malu bukan?
Setiap orang tak lari dari melakukan kesalahan terutama sekali apabila kesalahan yang disebabkan lidah yang tak bertulang itu. Tak salah jika ingin memberi pendapat, menegur dan menasihati jika berniat ingin melihat orang yang ditegur itu menjadi lebih baik, tetapi bagaimana cara kita menegur dan meluahkan pendapat kita itu sangat diambil berat even dalam Islam sekali pun.
Islam adalah agama yang mulia. Tidak bolehkah kita menegur seseorang dengan cara yang lebih baik ?
Tegurlah seseorang bukan di kawasan khalayak ramai atau ketika bersama rakan -rakan. Menegur mereka ketika bersama orang lain hanya menjatuhkan maruah dan membuka aib orang itu sendiri. Tidakkah anda takut Allah akan membuka aib anda di akhirat kelak? Bahkan ketika anda menegur itu, keyakinan rakan anda dan persepsi rakan anda kepada anda sendiri akan berubah 360 darjah. Sedikit sebanyak hubungan persahabatan anda dan rakan itu sedikit renggang sekiranya dia seorang yang tidak dapat menerima cara teguran anda.
Tegurlah dengan cara yang boleh diterima. Gunakan pujian kepada rakan anda dengan mengatakan dia lebih cantik atau segak jika berpakaian seperti yang anda cuba cadangkan. Bukan nya dengan mengutuk atau mengeji cara dia berpakaian. Ingat, tiada manusia yang sempurna termasuk diri kita sendiri. bagaimana pun juga kita tetap ada kekurangan kita sendiri. Jangan menegur dia kerana merasakan pendapat kita sentiasa yang terbaik dan teguran kita sahajalah yang sentiasa betul. Beri kebebasan kepada orang yang ditegur untuk explore sendiri yang mana betul dan yang mana salah. Jangan terlalu cepat menghukum seseorang kerana merasakan kita lah orang yang terbaik.Ingat dan ingat !
Jangan syok sendiri dengan mengatakan “kalau aku jadi pereka fashion, aku akan suruh kau pakai macam ni, macam ni….”
Jangan sesekali berkata sesuatu yang akan mendatangkan kemarahan rakan anda dan menimbulkan erasaan kurang enaknya kepada anda. Anda juga pasti tidak mahu itu berlaku, bukan?
 
sharing DARI SIS BELLA , untuk READERS !!! 
Artikel dari iluvislam

It’s okay to feel regret…


” Lila, I think we need to talk” says John.
“Yes ?”, answers Lila with gleaming eyes, hoping that John would say something that will make her happy.
“Err, I think I’ve burdening you all this while…”, John speaks hesitantly.
“Yes ?”, she answered short, her smile fades. She wants John explanation.
“I think that all this while , you’ve misundeerstood me that I love you…Yes, I love you as my friend but not more than that. I appreciate that you love me but then, I love your friend, Cindy. Not you..Sorry”, John says honestly about what he feels all this while.
He became a good friend to Lila just because she is a good listener and can be a good secret-chamber for him.
Tears start to fall along Lila’s fair cheek. She put down her phone and threw her face to the pillow on her bed. Screaming out loud she can…She regretting her confession to John before he explained to her the truth. It’s a pain truth to her.

Well guys, that’s one of my example of situation in these days…we’re teenager and somehow , we can’t run from falling in love with anyone with opposite gender to us. Be it girls or boys. Yes ! You can deny your friends by saying to them, you don’t liking him or her or you say that you hate him or her so much. But, in fact. You can’t lie to yourself because the feelings is a natural piece of thing as you the human being. It’s an inborn needs.
Some people choose to confess their feelings to their love one and some maybe choose to watch them from far and hold the feelings in because they might think, if they confess, the person they love may become distant from them. Especially when they’re you’re so-called friends, junior or senior in college or anyone. Actually it is better if you not rush yourself to confess your feeling. You might not know what is going to happen in the future.
It’s better to do it if you’re really confirm that she or he is going to be yours, in other word, you’ll going to marry them soon. Or else, you’ll feel regret doing it to someone who is not Halal for you. Feeling will fade once you utter the words that you shouldn’t to person who is not yours. It’s good to have such bravery and courage to profess your feeling to person you love but it meant to be someone who you have married. Don’t worry, how far you and your love one could be, if he or she is meant for you, then you’ll be with them one day. Allah has already set each of you with someone you don’t know. Someone much better than person you adore.
BUT, what if you’ve already confess to them in your lifetime??!
some of you might feel regret doing it like the situation I gave, feel embarrased especially when you’re a girl. Well, regretting is the process of life. It’s a process where you learn that you should not do the same mistakes over and over again. Cheer it. Be happy. Maybe it will teach you to be someone better if you look your mistake from the positive side. There’s a lesson behind every mistake you did in your life.
Perhaps, you migh come with your own life principle that love after marriage is the best ! So you’ll take care of your feelings and everyone around you, your parents who want you to succeed in life, friends and maybe someone who loves you all this while without you realise, or your-spouse-to-be who is right now walking on the Earth, breathing the same air like you.

FROM :: iluvislam